Tuesday, December 25, 2007

Geografi Seks Dan Manfaat Foreplay

Geografi seks bukanlah pelajaran yang membutuhkan waktu lama untuk mempelajarinya. Anda hanya memerlukan pasangan Anda (untuk praktek langsung) dan keberanian untuk merubah cara pandang Anda tentang seks.

Geografi seks hanya terdiri dari 4 tingkat :

1. Penjelajahan
Anggaplah tubuh pasangan Anda adalah suatu wilayah asing yang belum pernah Anda jelajahi. Sedang jari-jari merupakan alat sensor Anda. Pancing reaksi pasangan Anda dengan mengatakan sensasi yang Anda rasakan ketika Anda menjelajahi tubuhnya.

Kulit adalah organ tubuh paling peka, baik untuk lelaki dan perempuan. Jadi jangan hanya terfokus pada alat vital saja. Anda akan terkejut ketika pasangan Anda merasa bergairah ketika Anda hanya menyentuh pergelangan tangan atau bulu matanya.

2. Kreativitas
Merangsang pasangan tidak hanya dengan jari-jari Anda. Setelah Anda mengenal landscape tubuh pasangan Anda maksimalkan rangsangan dengan menggunakan bagian tubuh lain Anda. Anda bisa memanfaatkan lidah, mulut, atau benda-benda seperti bulu, scarf, atau es. Variasikan area sentuhan Anda agar tidak selalu di tempat yang sama sehingga pasangan Anda akan terus penasaran.

3. Lakukan Terapi
Jika Anda pernah mendengar istilah pijat refleksi, Anda akan tahu bahwa sebenarnya tubuh terbentuk dari ikatan-ikatan saraf yang saling berhubungan. Saraf ini mengontrol performa kerja dari organ-organ tubuh. Artinya jika Anda memberikan rangsangan di bagian tubuh tertentu, maka bagian tubuh lain yang terkait akan bereaksi.

Anda juga bisa melakukan hal serupa untuk kepuasan seksual Anda. Kuncinya adalah memberikan rangsangan pada area yang tepat.

4. Rubah sudut pandang Anda
Satu hal lagi yang cukup penting adalah otak Anda. Otak Anda adalah bagian terpenting dari seluruh organ tubuh dan mengendalikan semua. Membicarakan aktivitas seksual dengan pasangan Anda seperti dimana Anda ingin disentuh, adalah salah satu rangsangan yang paling kuat. Kekuatan pikiran sangat mempengaruhi keintiman dan dapat meningkatkan gairah aktivitas seksual Anda berdua. Jadi jangan lupa untuk merangsang organ Anda yang satu itu.

Aplikasi dari geografi seks ini dapat anda gunakan untuk mengembangkan teknik foreplay Anda. Baca artikel berikut;

Seorang teman mengeluh bahwa selama ini ketika dia dan suami melakukan hubungan intim, dia tidak bisa mencapai orgasme. Menurutnya selama ini mereka sudah melakukan persiapan-persiapan menjelang bercinta, seperti mengenakan lingerie seksi, aroma yang menggairahkan. Namun Anya mengaku bahwa suaminya sering melewatkan foreplay karena menurut suami inti dari aktivitas itu adalah hubungan badan, intercourse.

Bercinta bukanlah hanya pada penyatuan tubuh antara laki-laki dan perempuan, namun lebih dari itu, bagaimana keduanya menikmati aktivitas tersebut dan mencapai orgasme sebagai tanda kepuasan. Karena itulah foreplay menjadi penting


Apa itu foreplay?
Foreplay adalah persiapan menjelang persetubuhan. Berupa rangkaian rangsangan yang dapat menggelitik dan membangunkan indra perasa Anda dan meningkatkan gairah seksual.

Foreplay yang baik adalah jika pasangan bisa saling menengahi perbedaan, memperlambat sedikit gairah laki-laki dan meningkatkan sedikit pada perempuan dan kemudian Anda berdua bisa bertemu di tengah-tengah. Foreplay bisa berupa ciuman, lirikan nakal atau kalimat nakal juga sentuhan mesra.

Mengapa Foreplay penting?
Karena perempuan membutuhkan waktu lama untuk mencapai orgasme dibanding laki-laki. Seorang psikolog dan juga terapi seks, Jude Cotter mengatakan respons seksualitas laki-laki seperti menyalakan lampu. Jika Anda menyulutnya, laki-laki akan langsung terangsang, dan jika Anda mematikannya, maka akan langsung turun seketika. "Berbeda dengan perempuan, gairah seksual perempuan seperti menyalakan setrika. Anda harus menunggunya untuk panas dan begitu juga sebaliknya," ujar Jude.

Hanya perempuan saja yang butuh foreplay ?
Tidak. Foreplay bukan hanya untuk mendekatkan Anda secara psikologis, namun juga penting agar ereksi lancar dan kuat. Menurut Shirley Zussman, seorang terapis seks, banyak laki-laki mengatakan foreplay yang lama meningkatkan kualitas orgasme mereka. Bahkan semakin tua seorang laki-laki, mereka semakin menganggap foreplay penting untuk kehidupan seksual mereka. "Semakin tua seorang laki-laki, ia akan memerlukan lebih banyak stimulasi langsung ke area genital agar dapat berereksi seperti masih muda," ujar Shirley menjelaskan.

Berapa lama foreplay berlangsung ?
Lamanya foreplay sangat tergantung pada Anda dan pasangan. Bisa 10 menit, atau bahkan 2 jam. Sebuah survei yang pernah dilakukan kepada 709 suster perempuan, rata-rata mereka berpendapat lamanya foreplay sekitar 17 menit. Namun ini bukan ukuran ideal. Tidak ada kata waktu ideal untuk foreplay. Jika memang harus memakan waktu 1 jam, namun hasilnya benar-benar sepadan, mengapa tidak ?

Ciri-ciri foreplay berhasil ?
- Puting mengeras dan tegak
- Pipi bersemu merah
- Nafas berat
- Klitoris menegang
- Area V basah
- Senyum unik

Tip khusus:
Sebenarnya Anda tidak perlu kuatir. Tidak sulit membangkitkan gairah lelaki. Pusatkan perhatian Anda pada area genital, jangan lupa paha bagian dalam, perut, dan bokong. Daerah itu sangat sensitif, Anda bisa manjakan ia dengan sentuhan lembut atau ciuman mesra. Namun ingat, jangan melakukannya terlalu lama karena pria mudah terangsang. Sebaliknya, bagi Anda yang belum merasakan kenikmatan bercinta. Anda perlu mengomunikasikan kepada suami. Atau pandu dia agar Anda berdua bisa merasakan kepuasan. Selamat mencoba :)

No comments: